Syntax Dasar DB2

1. Membuka DB2 Command Window
Start -> Run -> db2cmd

2. Menambah Instance dengan nama newinst [ harus dengan akses admin ]
db2icrt newinst

3. Membuat database “newdb” pada new instance “newinst”
set db2instance=newinst //ubah instance yg aktif
db2start
db2 create database newdb

4. Mengetahui list instance db2ilist

 

5. Mengetahui list database yang bisa connect ke instance
db2 list db directory

6. Mengubah DB2 instance ke ‘DB2′
set db2instance=db2
db2 get instance //Buat liat instance yg aktif

7. Mengubah konfigurasi pada dbm cfg paramater FEDERATED dari NO menjadi YES
db2 update dbm cfg using FEDERATED YES //update konfigurasi
db2 force applications all //putusin semua koneksi yg lagi terhubung
db2 terminate //putuskan koneksi ke sample (contoh database yg lagi aktif)
//buat restart instance nya
db2stop
db2start
db2 get dbm cfg //konfigurasi di tingkat instance

8. Connect ke database sample. Ada 3 cara :
db2 connect to sample //pake user yang lagi aktif
db2 connect to sample user prk //jika pakai user lain(nanti diminta pwdnya)
db2 connect to sample user prk using prk //jika pakai user lain(ga diminta pwdnya)

9. Melihat koneksi-koneksi/aplikasi yg terhubung pada instance current.
db2 list applications

10. Buka DB2 Command Window baru dan connect to sample. Kemudian lihat berapa banyak koneksi yang ada sekarang.
db2 connect to sample
db2 list applications
note : apabila aplikasi sudah terhubung ke database lain, maka gunakan DB2 terminate terlebih dahulu baru melakukan koneksi ke database baru.

11. Menutup salah satu DB2 Command Window
db2 force application (application_handle) // contoh : db2 force application (63)
//nomor application_handle ini didapat dari : db2 list applications

12. Drop the instance newinst
set db2instance=newinst
db2stop
db2idrop newinst
set db2instance=db2

13. Drop and recreate the DAS (DB2 Administration Server), and start it
db2admin stop
db2admin drop
db2admin create
db2admin start

14. Mengubah DB2 registry variable DB2COMM to tcpip and npipe
db2set db2comm=tcpip,npipe
db2stop
db2start

15. Unset the DB2COMM registry variable
db2set db2comm=
db2stop
db2start

16. Mengubah konfigurasi tingkat database pada LOGSECOND db cfg parameter. Ubah menjadi 5.
db2 connect to sample
db2 get db cfg
db2 update db cfg using LOGSECOND 5
db2 get db cfg

Introduction IBM DB2

apa sih IBM DB2 itu?? IBM DB2 merupakan software DBMS (Database Management System) yang dapat memudahkan untuk mengatur data data yang dikumpulkan seperti CRUD(Create, Read, Update, Delete ) data. Software ini merupakan product dari perusahaan IBM. Kenapa milih IBM DB2 berikut keunggulannya

  1. Dapat dijalankan pada bermacam-macam platform Menunjang client/server platform, aplikasi multimedia, object oriented Dirancang untuk memperoleh informasi dalam bisnis berskala kecil maupun besar Memiliki alat yang mengizinkan user membuat macam-macam aplikasi untuk mengakses dan bekerja dengan data.
  2. Mengurangi biaya administrasi
  3. Meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebutuhan storage
  4. Sangat mudah migrasi dari Database lain
  5. Support multi-platform
  6. Mendukung abstraksi penyimpanan logical database table dalam multi node dan multi disk environtment.
  7. DB2 mendukung strip(pencacahan /penyebaran) antar kontainer.
  8. DB2 juga mendukung prefecthing dan asynchronous writes menggunakan thread yang terpisah.

source:

IBM DB2 memiliki 3 produk utama dalam keluarga IBM DB2

  1. IBM DB2 Express C

Merupakan edisi perangkat lunak sistem manejemen basis data yang dapat diunduh, digunakan dan diredistribusikan secara gratis. Dalam versi ini diberikan fitur manejemen basis data relasional dan basis data berbasis XML

softwarenya dapat di download disini : http://www-01.ibm.com/software/data/db2/express-c/download.html

2. IBM DB2 Workgroup Server Edition

DB2 Workgroup Server Edition adalah yang dapat terskala secara ideal,  perangkat lunak database relasional yang dapat digunakan  untuk usaha kecil menengah.

Selain memiliki kekuatan dan kehandalan untuk menangani beban kerja tingkat departemen dengan mudah, Workgroup Server Edition dikemas dengan fitur yang mengurangi biaya keseluruhan  termasuk:

  • DB2 pureScale, dimana efisien skala database Anda di beberapa node dalam sebuah arsitektur cluster bersama-disk.
  • DB2 kemampuan pureXML yang dapat membantu mengurangi biaya pengembangan dan meningkatkan kelincahan bisnis saat bekerja dengan data XML asli.
  • Waktu Query Travel, yang dapat mengurangi biaya pengembangan dan meningkatkan efisiensi ketika bekerja dengan data temporal.
  • Kemampuan kompresi Back-up yang dapat membantu menghemat uang dengan mengurangi kebutuhan penyimpanan cadangan.
  • High Availability Disaster Recovery (HADR), yang dapat meminimalkan biaya yang berkaitan dengan downtime terencana dan tidak terencana.
  • Manajemen memori self-tuning dan fitur otonom lainnya yang dapat sangat mengurangi biaya pemeliharaan database sehari-hari.
  • Keamanan dan pemeriksaan kemampuan yang sangat mengurangi risiko yang tidak sah, tidak terdeteksi akses data.
  • Peningkatan produktivitas pengembang yang membuatnya lebih mudah bagi pengembang non-DB2 untuk menulis aplikasi untuk DB2 dengan keterampilan yang ada.
  • Sederhana pengadaan untuk cloud deployment dengan IBM Beban Kerja Deployer.

        3.  IBM DB2 Enterprise Edition

DB2 Enterprise Server Edition adalah perangkat lunak database yang mampu menangani beban kerja yang paling menuntut.

Dirancang untuk server departemen besar dan menengah, Enterprise Edition harus dipertimbangkan untuk aplikasi yang membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas. Perusahaan Server Edition dikemas dengan fitur yang mengurangi biaya keseluruhan memiliki database termasuk:

  • Waktu Query Travel, yang dapat mengurangi biaya pengembangan dan meningkatkan efisiensi ketika bekerja dengan data sementara
  • DB2 pureXML, yang dapat membantu Anda mengurangi biaya pengembangan dan meningkatkan kelincahan bisnis saat bekerja dengan data XML asli.
  • Kompresi kemampuan mendalam yang mengurangi kebutuhan penyimpanan Anda.
  • Data Management Multi-Suhu, yang memungkinkan Anda untuk fleksibel mengoptimalkan lingkungan penyimpanan Anda untuk kinerja maksimum
  • Advanced manajemen beban kerja dan tuning kemampuan kinerja, yang memungkinkan lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan hardware yang ada.
  • Ketersediaan data maksimum, yang dapat meminimalkan biaya yang berkaitan dengan downtime terencana dan tidak terencana.
  • Manajemen self-tuning memori dan fitur otonom lainnya, yang dapat sangat mengurangi biaya pemeliharaan database sehari-hari.

Windows Phone App Studio

Windows Phone Apps Studio

Aplikasi berbasis web ini merupakan terobosan terbaru dalam pengembangan aplikasi mobile karena aplikasi web ini dapat membuat sebuah aplikasi (hahahha yodawg) mobile tanpa kita harus ngoding terlebih dahulu untuk membuatnya. Disini kita hanya memasukkan data yang akan di pakai dan mengatur letak letak content termasuk juga User Interfacenya dengan mudah kenapa dikatakan mudah karena disini kita tinggal mengklik content content yang telah disediakan aplikasi ini yang nantinya menjadi aplikasi mobile yang dapat di install di window phone. Hasil dari wizard ini bisa digunakan untuk submit aplikasi dan tentunya .xap beserta source code dapat diunduh sebagai referensi rekan membangun aplikasi. Aplikasi ini cocok buat para developer yang tidak punya waktu untuk ngoding alias sok sibuk😀 ato buat developer newbie kayak saya. Berikut tutorialnya

Pertama daftar dulu account Microsoft di sini signup.live.com

Kemudian buka http://apps.windowsstore.com/default.htm pilih start building dan log in dengan account Microsoft tadi. Setelah masuk maka akan muncul notifikasi yang menharuskan kita mengisi invitation code jangan bingung dulu, untuk mendapatkan code ini kam harus mengirimkan request dengan mengirimkan email ke studio@microsoft.com  soal isinya kalo saya hanya mengirimkan email yang isinya beginian “request code for windows phone apps studio” entah memang di jawab operatornya atau di jawab otomatis oleh systemnya😀 . Tidak lama kok nunggu code invitationnya kemudian masukkan code tersebut ke bagian yang telah disediakan kemudian centang bawahnya dan klik register.

Untuk lebih jelasnya download pdfnya aja klik disini

Model Data Dalam Database

  • Yang dimaksud dengan model data adalah sekumpulan tool konseptual untuk  mendeskripsikan data, relasi-relasi antar data, semantic data & konsistensi konstrain.  Bermacam-macam model data terbagi dalam tiga kelompok besar yaitu :  Object-based logical models, record-based logical models, & physical models.
  • Object-based logical Models Yang termasuk dalam kelompok ini adalah :
    –  Entity-relationship model
    –  Object-oriented model
    –  Semantic data model
    –  Functional data model
  • Dua dari model di atas yaitu : entity-relationship model & object-oriented model akan  dijelaskan lebih detil.
    a. Entity-relationship Model  E-R model didasarkan atas persepsi terhadap dunia nyata yanga terdiri dari  sekumpulan objek, disebut entity dan hubungan antar objek tersebut, disebut  relationship. Entity adalah objek di dunia yang bersifat unik. Setiap entity mempunyai atribut yang membedakannya dengan entity lainnya. Contoh :  entity Mahasiswa, mempunyai atribut nama, umur, alamat no. ktm.  Pemodelan data dengan model E-R menggunakan diagram E-R. Diagram E-R  terdiri dari :
    ! Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan entity
    ! Elip, menggambarkan atribut-atribut entity
    ! Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entity
    ! Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R
  • b. Object-Oriented Model  Model berorientasi objek berbasiskan kumpulan objek. Setiap objek berisi :
    1.  Nilai yang disimpan dalam variable instant, dimana variable tersebut  “melekat” dengan objek itu sendiri.
    2.  Metoda : operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan
    3. Objek-objek yang memiliki tipe nilai & metode yang sama  dikelompokkan dalam satu  kelas. Kelas disini mirip dengan tipe data  abstrak pada bahasa pemrograman.
    4.  Sending a message : sebuah objek dapat mengakses data sebuah objek  yang lain hanya dengan memanggil metode dari objek tersebu

Mengenal Database Cont.

Definisi Data

v  Menurut kamus besar Bahasa Inggris Indonesia, data berasal dari kata Datum yang berarti fakta.
v  Menurut Wikipedia data adalah catatan atas kumpulan fakta.
v  Dari sudut pandang bisnis, data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu dan kejadian yang terjadi.
v  Pernyataan yang lain menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang kita hadapi.
Jadi, data adalah representasi fakta nyata yang mewakili suatu objek.(spt, manusia :dosen,mhs,pelanggang,dll,;barang: buku,meja; peristiwa,konsep,dsb.),yang direkam baik dalam bentuk angka,huruf,teks,gambar,atau suara.
Beberapa jenis dan tipe data yang biasa digunakan
v  Tipe data pada oracle 10g
1.    Varchar2(size) : string yang memiliki panjang karakter vaiable dengan panjang maxial sebesar size.
2.    Char(size): string dengan panjan karakter tetap sebesar ukuran size.
3.    Number(p,s) : tipe data number memiliki presisi p dan s digit dibelakang koma jika kita abaikan p dan s berarti dianggap sebagai tipe number floating point.
4.    Long : data karakter dengan ukuran panjang bervariasi, hingga mencapai 2 GB.(tipe data seperti ini tidak dapat digunakan sebagai primary key).
5.    Raw(size) : tipe data berupa binary data dengan ukuran maksimal 255 bytes
6.    Long Raw : Tipe data berupa binary data dengan ukuran maksimal 2 GigaBytes tidak dikonversi oleh oracle (data mentah apa adanya, spasi dihitung 1 karakter).
7.    Date : Tipe data ini menyimpan waktu dan tanggal dari sebuah informasi, dengan komponen waktu yang dibulatkan ke detik terdekat.
1.     Timestamp : tipe ini mirip dengan date. Di dalam tipe ini terdapat komponen waktu yang dapat langsung ditampilkan tanpa harus mengubahnya terlebih dahulu dengan fungsi to_char.
2.     Clob : Tipe data ini memperbolehkan penyimpanan objek dengan ukuran yang sangat besar sekitar 4 GB.
3.     Blob :Tipe ini memperbolehkan penyimpanan objek bbinary yang besar dan tidak terstruktur.
Ø  Untuk Tipe data yang digunakan di SQL Server
1. Bit
2. Int
3. Bigint
4. Smallint
5. Tinyint
6. Decimal
7. Numeric
8. Money
9. Smallmoney
10. Float
11. Real
12. Datetime
13. Smalldatetime
14. Timestamp
15. Uniqueidentifier
16. Char
17. Varchar
18. Varchar(max)
19. Nchar
20. Nvarchar
21. Nvarchar(max)
22. Binary
23. Varbinary
24. Xml
25. SQL_Variant
26. Image
27. Text
Ø  Untuk Tipe data yang ada di dalam Table Microsoft Access 2010.
Terdapat 10 data type didalam table Microsoft Access 2010, diantaranya:
1. Text, yaitu data yang bisa diisi dengan nilai kombinasi antara text dan number, dengan maximum karakter sebanyak 255 karakter.
2. Memo, sama saja dengan jenis Text, hanya saja memiliki jumlah karakter maksimum yang lebih banyak, yaitu 63,999 karakter.
3. Number, yaitu data dengan jenis number (angka) yang digunakan untuk kalkulasi matematika dan keperluan lainnya. Umumnya number ini terdiri dari 1, 2, 4 dan 8 bytes data.
 4. Date/Time, yaitu data dengan jenis tanggal, waktu atau penggabungan dari tanggal dan waktu.
5. Currency, yaitu data dengan jenis number, hanya saja pada awal angka selalu disertakan symbol currency default sesuai dengan regional setting yang digunakan, misalnya Rp, $, dll. Currency dapat menggunakan angka dengan 15 digit dibelakang desimal dan 4 digit sesudah desimal.
6. AutoNumber, yaitu data yang tidak dapat kita isi secara manual melainkan ia terisi secara otomatis oleh Access, baik secara menjumlah ataupun random (acak).
7. Yes/No, yaitu data dengan jenis hanya 2 pillihan yaitu Yes (-1 atau True) atau No (0 atau False). Format yang tersedia adalah : Yes/No, True/False, dan On/Off.
8. OLE Object, yaitu data yang diambil dari system OLE seperti Microsoft Excel spreadsheet, Microsoft Word document, graphics, sounds, atau data-data biner lainnya baik yang dilink ataupun dimasukkan secara permanen (embedded) kedalam table Microsoft Access.
9. Hyperlink, yaitu type data yang digunakan untuk menyimpan alamat internet atau file yang ditunjukkan melalui alamat URL.
10. Attachment, yaitu data type yang digunakan untuk menyimpan attachment file yang berformat apa saja (bebas, bisa file gambar, file suara, dll).
Ø  Tipe data Tempolar/ Tipe data berformat tanggal (Date, Time, Detetime).
1.    Datetime : tipe data ini menyimpan data tunggal dan waktu dalam bentuk integer dengan panjang 4 byte.
2.    Smalldatetime : Sama halnya dengan tipe data datetime, tetapi tipe data ini menyimpan datanya pada 2 byte.
3.    Time : Tipe data ini digunakan hanya untuk menyimpan waktu, membutuhkan 3-5 byte untuk menyimpan data bergantung pada tingkat ketepatan waktu yang diinginkan.
4.    Datetime2 : Ini merupakan tipe data baru yang menampung data tanggal dan waktu dengan ketepatan tinggi hingga 100 nonsecond.
5.    Date : Tipe data yang digunakan untuk menyimpan data tanggal saja, dengan ruang penyimpanan 3 byte.
6.    Null : Null adalah sebuah nilai yang paling special yang dapat dimasukan dalam sebuah field.
Ø  Tipe data yang di gunakan di Mysql.
1.    Tipe data untuk bilangan
No
Tipe Data
Keterangan
1
TINYINT
Ukuran 1 byte. Bilangan bulat terkecil, dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -128 sampai dengan 127 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 255. Bilangan tak bertanda ditandai dengan kata UNSIGNED
2.
SMALLINT
Ukuran 2 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -32768 sampai dengan 32767 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 65535
3.
MEDIUMINT
Ukuran 3 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -8388608 sampai dengan 8388607 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 16777215
4.
INT
Ukuran 4 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -2147483648 sampai dengan 2147483647 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 4294967295
5.
INTEGER
Sama dengan INT.
6.
BIGINT
Ukuran 8 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -9223372036854775808 sampai dengan 9223372036854775807 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 184467440737079551615
7.
FLOAT
Ukuran 4 byte. Biilangan pecahan.
8.
DOUBLE
Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan.
9.
DOUBLE PRECISION
Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan berpresisi ganda.
10.
REAL
Ukuran 8 byte. Sinonim dari DOUBLE.
11.
DECIMAL(M,D)
Ukuran M byte. Bilangan pecahan. Misalnya DECIMAL(5,2) dapat digunakan untuk menyimpan bilangan -99,99 sampai dengan 99,99>/td>
12.
NUMERIC(M,D)
Ukuran M byte. Sama dengan Decimal.
2.      Tipe data untuk tanggal dan jam
No
Tipe Data
Keterangan
1.
DATETIME
Ukuran 8 byte. Kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan dari ‘1000-01-01 00:00:00’ sampai dengan ‘9999-12-31 23:59:59’
2.
DATE
Ukuran 8 byte. Kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan dari ‘1000-01-01’ sampai dengan ‘9999-12-31 ’
3.
TIMESTAMP
Ukuran 4 byte. Kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan dari ‘1970-01-01’ sampai dengan ‘2037 ’
4.
TIME
Ukuran 3 byte.waktu dengan jangkauan dari -838:59:59 sampai dengan 838:59:59
5.
YEAR
Ukuran 1 byte. Data tahun antara 1901 sampai dengan 2155
3.      Tipe data untuk karakter dan lain-lain
No
Tipe Data
Keterangan
1.
CHAR(M)
Ukuran M byte, 1<=M<=255. Data string dengan panjang yang tetap. CHAR(1) cukup ditulis dengan CHAR.
2.
VARCHAR(M)
Ukuran L+1 byte dengan L<=M dan 1<=M<=255. Data string dengan panjang bervariasi tergantung datanya.
3.
TINYBLOB, TINYTEXT
L+1 byte, dengan L<28 data-blogger-escaped-.=”.” data-blogger-escaped-255=”255″ data-blogger-escaped-atau=”atau” data-blogger-escaped-blob=”blob” data-blogger-escaped-dengan=”dengan” data-blogger-escaped-karakter.=”karakter.” data-blogger-escaped-maksimum=”maksimum” data-blogger-escaped-panjang=”panjang” data-blogger-escaped-td=”td” data-blogger-escaped-text=”text” data-blogger-escaped-tipe=”tipe”>
4.
BLOB, TEXT
L+2 byte, dengan L<216 data-blogger-escaped-.=”.” data-blogger-escaped-65535=”65535″ data-blogger-escaped-atau=”atau” data-blogger-escaped-blob=”blob” data-blogger-escaped-dengan=”dengan” data-blogger-escaped-karakter.=”karakter.” data-blogger-escaped-maksimum=”maksimum” data-blogger-escaped-panjang=”panjang” data-blogger-escaped-td=”td” data-blogger-escaped-text=”text” data-blogger-escaped-tipe=”tipe”>
5.
MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT
L+3 byte, dengan L<224 data-blogger-escaped-.=”.” data-blogger-escaped-1677215=”1677215″ data-blogger-escaped-atau=”atau” data-blogger-escaped-blob=”blob” data-blogger-escaped-dengan=”dengan” data-blogger-escaped-karakter.=”karakter.” data-blogger-escaped-maksimum=”maksimum” data-blogger-escaped-panjang=”panjang”   data-blogger-escaped-td=”td” data-blogger-escaped-text=”text” data-blogger-escaped-tipe=”tipe”>
6.
LONGBLOB, LONGTEXT
L+4 byte, dengan L<232 data-blogger-escaped-.=”.” data-blogger-escaped-4294967295=”4294967295″ data-blogger-escaped-atau=”atau” data-blogger-escaped-blob=”blob” data-blogger-escaped-dengan=”dengan” data-blogger-escaped-karakter.=”karakter.” data-blogger-escaped-maksimum=”maksimum” data-blogger-escaped-panjang=”panjang”   data-blogger-escaped-td=”td” data-blogger-escaped-text=”text” data-blogger-escaped-tipe=”tipe”>
7.
ENUM(’nilai1’,’nilai2’,..)
Ukuran 1 atau 2 byte tergantungnilai enumerasinya maks 65535 nilai
8.
SET(’nilai1’,’nilai2’,..)
Ukuran 1,2,3,4 atau 8 byte tergantung jumlah anggota himpunan maks 64 anggota
       Ø  Tipe data yang dikenal oleh Access :  
1.      AutoNumber, jenis tipe data yang berisikan angka yang mengalami increment (penambahan dengan skala kelipatan yang tetap).
2.      Yes/No, adalah tipe data yang berisikan jawaban yes/no, true/false, atau on/off.
3.      OLE Object, adalah tipe data yang berisikan bermacam-macam object, seperti file Ms Word, spreadheet milik Ms Excel, grafik, gambar, dan sebagainya.
4.      Text, adalah tipe data yang berisikan huruf atau kombinasi huruf dan angka.
5.      Memo, jenis tipe data yang berisikan huruf atau kombinasi huruf dan angka.
6.      Number, tipe data yang berisikan angka untuk perhitungan matematis.
7.      Date/Time, tipe data yang berisikan tanggal bulan dan tahun.
8.      Currency, tipe data yang berisikan angka yang melibatkan 1 sampai 4 angka di belakang koma (desimal).
9.      Hyperlink, adalah tipe data yang berisikan link ke sebuah object atau situs web.
Apakah perbedaan dari data dan informasi?? ternyata beda lho data dengan informasi
  • Data : nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian berdasarkan kenyataan yang ada.
  • Informasi : hasil dari pengolahan data, yang lebih berguna dan lebih berarti  bagi penggunanya.
Beberapa Jenis Basis data yang biasa di gunakan
Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :1. Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.

2. Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.

3. Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.

4. Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.

basis data tidak dapat berdisir sendiri tanpa bantuan elemen penyusun basis data seperti berikut
1.    Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.
2.    Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu.
3.    Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
4.    File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.
5.    Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.
Manfaat dan Tujuan dari basis data yaitu :
Tujuan:
– Ketersediaan (Avaibility),
Pemelihan data yang sifatnyapasif daridatabase aktif.
– Kelengkapan (Completenes),
Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
– Keamanan (Security),
Memberikan keamanan atas hak akses data.
– Kebersamaan pemakaian (Sharability),
Bersifat multiuser.
– Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed).
– Efisiensi ruang penyimpanan (space).
Mengurangi atau menghilangkan redudasi data.
– Keakuratan  (Accuracy),
Pembentukan kode dan relasi antar data berdasarkan aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan data saat entry / penyimpanan data.
Manfaat penggunana DBMS :
        DBMS adalah perantara antara userdengan database.
  •  Controlling Redundancy.
           Redundansy : duplikasi data, penyimpanan data secara berulang.
  •   Restricting Unauthorized Access
         Memberikan pengaturan hak akses / batas akses user database.
  •   Providing Persistent Strorage for Program Objects.
          Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek – obyek program (ex. Object – Oriented Database system yang       menyimpan obyek – obyek pemrograman berbasis obyek).
  •   Providing Strorage Structures for Efficient Query Processing.
        Menyediankan struktur penyimpanan yang bagus untuk efisiensi proses query.
  •   Providing Backup and Recovery.
  •   Providing Multiple User Interface.
  •   Representing Complex Relationship among Data.
  •   Enforcing Intergrity Constraints.
  •   Permitting Inferencing and actions using Rules.
        Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan) yang telah ditetapkan  dalam sistem database.
  •   Additional Implications of using the Database Approach.
       Flexible , up-to-date data, ekonomis, dll.

Model Jaringan OSI Layer

Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)

Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
“Open” dalam OSI
“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).
Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
Modularity

Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.

Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
* Application
* Presentation
* Session
* Transport
* Network
* Data Link
* Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Model OSI
Keterangan

Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.

Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.

Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika  antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).

Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafic di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.

Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Langkah-langkah mikrotik yang dikonfigurasikan sebagai jaringan sederhana

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin <enter>
Password: (kosongkan) <enter>
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “XAVIERO” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=XAVIERO
[admin@XAVIERO] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@XAVIERO] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@XAVIERO] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@XAVIERO] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@XAVIERO] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@XAVIERO] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@XAVIERO] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@XAVIERO] > /ip route add gateway=192.168.0.254
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@XAVIERO] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@XAVIERO] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@XAVIERO] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@XAVIERO] >
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@XAVIERO] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@XAVIERO] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@XAVIERO] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@XAVIERO] >
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@XAVIERO] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@XAVIERO] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@XAVIERO]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=
ether1 chain:srcnat
[admin@XAVIERO] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@XAVIERO]ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@XAVIERO] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita.
Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@XAVIERO]> ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.
6. Tes Dari client
c:\>ping www.yahoo.com
untuk bandwith controller, bisa dengan sistem simple queue ataupun bisa dengan mangle
[admin@XAVIERO] queue simple> add name=Komputer01
interface=ether2 target-address=172.16.0.1/24 max-limit=65536/131072
[admin@XAVIERO] queue simple> add name=Komputer02
interface=ether2 target-address=172.16.0.2/24 max-limit=65536/131072
dan seterusnya…